Powered By Blogger

Senin, 11 Juni 2012

MANFAATKAN MASA MUDAMU..!!

Nabi Muhammad Shalallahu 'Alaihi Wassalamtelah datang dengan membawa kebaikan untuk umat. tiada suatu kebaikan kecuali beliau anjurkan untuk mengerjakannya dan tidak ada suatu keburukan kecuali belilau memperingatkan untuk menjauhinya. Telah terukir dari Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wassalam perkataan-perkataan hikmah dan wasiat-wasiat yang bermanfaat. Diantaranya adalah sabdanya kepada seseorang:
"Ambillah lima sebelum lima, mudamu sebelum tuamu, sehatmu sebelum sakitmu, kayamu sebelum miskin, waktu luang sebelum waktu sempit, hidupmu sebelum mati". (HR. Hakim dalam al-Mustadrak)

Nasehat itu bukan untuk satu orang saja, sungguh nasehat itu unutk umat semuanya dan para pemuda khususnya supaya memanfaatkan umurnya ini dalam ketaatan kepada Allah Subhanallahu Wa Ta'ala.

Pada zaman dahulu umat kita mulia dan kokoh ketika para pemudanya mengerti akan wkatunya, mereka semangat menghabiskan waktunya untuk beribadah kepada Allah seperti Abdullah bin Umar bin Khaththab ra. setelah mendengar perkataan Rasulullah tentang dirinya: "Sebaik-baik laki-laki Abdullah jika dia shalat malam". Maka setelah itu Abdullah tidak tidur malam kecuali sebentar, dia  menghabiskan waktu mudanya untuk shalat malam.

Begitu juga sahabat Abdullah bin Amr bin Ash ra. yang menghatamkan al-Qur'an semalam, ketika mendengar itu Rasulullah memperingatkannya untuk menghatamkannya dalam tujuh malam supaya tidak membosankannya diwaktu tuanya dan sebagai rasa sayang Nabi pada umatnya. Dan banyak sekali contoh-contoh lainnya pada zaman kegemilangan Islam  yang tlah terukir dalam buku-buku sejarah. Oh.. Dimanakah pemuda yang ta'at iut dari pemuda-pemuda zaman ini? Tapi kebanyakan impian pemuda hari ini berputar pada dunia dan syahwat. Waktu mereka terbuang pada televisi, internet, bola, dll. Diantara mereka ada yang tidak menghiraukan hal yang diharamkan dan tidak mengetahui batasan-batasannya hingga dirinya dikuasai dyaiyhan dan hawa nafsu.

Umay Islam telah mengalami keadaan yang lemah dan tak berdaya. Musuh-musuh kita yelah menggunakan kesempatan untuk mengambil keuntungan. Bukan hanya itu, mereka juga ingin memalingkan dan menghancurkan pemuda-pemuda Islam dari agamanya dan memalingkannya dari keta'atan kepada Rabbnya. Pemuda jika baik akan membuat umat ini mulia dan jika rusak akan membuat umat ini hancur dan runtuh.

Sesungguhnya perunbahan yang hakiki bagi setiap umat bukan pada minyak buminya, teknologinya, pertaniannya, akan tetapi pada keteguhan para pemudanya. Karena setiap umat tidak memiliki minyak bumi, teknologi, dan pertanian tatapi setiap umat memiliki para pemuda jika mereka baik maka membangun umatnya dan menjadi para pemimpin yang adil. Sungguh kemajuan umat ini tergadaikan padakebaikan para pemudanya.

Pada zaman dahulu umay Islam ketika para pemudanya berada diatas jalan yang lurus berpegang teguh dengan al-Qur'an dan  sunnah Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wassalam. Ratusan ribu para pejuang Islan terdiri dari golongan pemuda. Mereka memperjuangkan dakwah Islam, menjadi pembawa panji-panji Islam, serta merekalah yang akan ke depan menjadi benteng pertahanan ataupun serangan bagi bala tentara Islam di masa Nabi ataupun sesudah itu. Mereka secarakeseluruhannya adalah adri kalangan pemuda.

Wahai para pem,uda! Untuk memotong laju musuh kita, kita usahakan perbaiki diri kita sendiri dulu. Maka bersemangatlah untuk mengerjakan shalat lima waktu berjama'ah dan ibadah-ibadah lainnya baik yang wajib ataupun yang sunnah. Hal itu merupakan perbikan jiwa kita, mengangkat umat kitadan memerangi musuh kita.

Pemuda, kaulah tunas penmuh penantain, sosok harapan umat. Di pundakmu fajar kebangkitan tersematkan. Di tanganmu kelak akan lahir kejayaan. Manfaatkan waktu mudamu dalam keta'atan pada Rabbmu. Jangan sekali-kali kau serhkan piala kemenangan pada syaithan.



(Kartu Dakwah HASMI No.38)

1 komentar:

  1. tugas kita bersama. Seenggaknya gak bolos solat malam ^_^
    hayu mulai

    BalasHapus